cerita tempo doeloe

Mbah Merto namanya….adalah sosok yang sangat melekat dalam hidupku….Beliau adalah seorang pelindungku yang teramat aku hormati, meski dengan badan rentanya, rambut panjangnya yang selalu aku belai, kinipun sudah penuh dengan uban, jalannya masih gagah namun sudah terbatas dalam kecepatan, pipi keriput dan gigi yang tinggal sedikit menyulitkannya untuk makan makanan yang keras dan alot. Mbah dengan kasih dan sayangmu kau besarkan aku, dalam perjalananmu kau berikan semua yang kau miliki untukku.  Kini dengan usia 85 tahun masih tegap berdiri mengisi hari – harinya. Aku amat merindukanmu mbah…..semoga ada waktu baik aku datang mengunjungimu lagi dan melepaskan kerinduanku padamu.

Aku selalu ingat pesan dan nasehatmu…”sekolahlah nduk yang rajin, tidak usah berpikir dari mana biaya sekolahmu ! yang penting kamu bisa sekolah tinggi…..Duh gusti…semua itu terngiyang dalam setiap langkahku. Adakah yang bisa kulakukan untukmu mbah…..apa yang bisa kuberikan untukmu…..tidak akan dapat membalas semua yang telah engkau berikan padaku. Aku besar, sehat dan kini telah menjadi seorang yang dulu kau inginkan….ya ..kau ingin aku menjadi guru..kini aku sudah tunaikan itu. Namun aku belum puas dengan semua ini..aku ingin kau berada disisiku…tapi kau belum mau ….aku sedih…..lelah dan kapan waktu itu ada aku selalu bertanya….

Kini aku jauh darimu mbah….aku hanya iringkan doa doaku untukmu setiap sujudku padaMu ya Rabb… kuingin beliau selalu sehat dan selalu Engkau lindungi. Tetap sehat dan selalu tersenyum menapaki  hari- harimu mbah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s