Menjadi guru yang sadar, bukan guru bayar

Realita dalam kehidupan memang cukup pelik apalagi melihat buramnya wajah pendidikan bangsa ini. Sarapan pagi jika kita menonton Televisi wah…..yang muncul perkelahian masal, tindak kriminal yang cukup membuat hati ini prihatin. Kemana kita berkaca apakah semua itu akan berakhir atau semakin menyeruak dipermukaan bumi tercinta ini, pertanyaan selalu aku gantungkan dalam pikiranku. Karena aku tak tahu pada siapa kita bertanya.

Sesaat aku teringat oleh perjuangan guru SD ku yang selalu membimbing dengan penuh kasih sayang, selalu membekali ilmu dengan sejuta harapan padaku dan kawan -kawanku dari pelosok desa nun jauh disana. Desa yang jauh dari keramaian dan jauh dari bising desingan pabrik dan riuhnya kendaraan bermotor seperti tempatku sekarang ini. Guruku cukup peduli dengan keluhan anak -anaknya disekolah, meski dnegan keadaan sekolah yang apa adanya, beliau berikan semua yang kami butuhkan. llmu itu pasti….akhlak…ya…yang terpenting adalah keseimbangan antara kreatifitas, keuletan, aklhak dan kecerdasan. Namun kini banyak kujumpai sekolah yang juga memprihatinkan bukan secara kondisi sekolahnya, namun kondisi dari para pendidiknya.

Sebagai salah satu pendidik dizaman sekarang ini aku cukup prihatin dengan keadaan ini…apa yang bisa aku lakukan apa yang bisa aku abdikan demi bangsaku demi anak anaku tercinta. Apakah sekedar mencetak seorang Einstein yang terkenal dengan teori relativitasnya, atau mencetak seorang Marcopolo yang memang pemberani mengarungi luasnya samodra. Bukan itu yang kumau….aku ingin pendidikan ini membentuk karakter seorang anak didik menjadi cerdas dan mulia. Aku tidak bisa sendiri, butuh seluruh steakholder dunia pendidikan untuk melakukan sebuah perubahan. Ya..sebuah perubahan yang sangat membantu terwujudnya khalifah fil ard yang rahmatan lilalamin, tidak hanya cerdas namun juga beraklhlak mulia. Mari kita wujudkan impian kita….merubah paradikma guru bayar menjadi guru SADAR.

Sadar dalam memberikan materi, sadar dalam mendidik, sadar dalam melakukan bimbingan dan sadar dalam membentuk akhlak mulia. Dengan satu perubahan itu harapan meraih mimpi itu akan nyata. Tidak ada lagi kekerasan di dunia pendidikan bahkan kita tidak akan dibodohi dengan tayangan mempesona dari televisi. Hidup guru Indonesia…mari SADAR akan amanah seluruh orangtua di muka bumi ini….

Iklan

4 thoughts on “Menjadi guru yang sadar, bukan guru bayar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s